Showing posts with label catatanku. Show all posts
Showing posts with label catatanku. Show all posts

Monday, December 12, 2011

Ketidak Beruntungan Itu Membawa Makna

pohon beringin illustrasi
Hidup itu kalau diresapi memang ada enak dan ada nggak enaknya, lah iyah jenenge ae urip ing ndunyo (namanya saja hidup di dunia). Iyah kalau mau enak terus atau sengsara terus yah nanti di akhirat! Bagi yang percaya.

Ketika meresapi keadaan merasa bahwa diri ini kurang beruntung, tatkala menoleh kepada yang lebih kurang beruntung,  maka kitapun mampu menyadari bahwasanya kita ini masih beruntung dibandingkan yang lebih kurang beruntung.

Sebanarnya dari apa yang aku rasakan dan resapi, ketidak beruntungan itu membawa makna, yakni makna untuk proses belajar dan mengerti atas ketidak beruntungan itu tadi, baik itu dari hal kecil maupun hal besar. Tatkala mendapati diri sedang tidak seperti apa yang diharapkan, cobalah sejenak meresapi dan merenung, kenapa hal seperti itu terjadi, bisa mungkin hanya berharap mendapatkan yang diinginkan, namun proses untuk mendapat keinginan tersebut kurang maksimal, atau malah prosesnya yang salah, sehingga membawa akibat yang tidak sesuai.

Pengalaman kecil yang kualami beberapa hari lalu. Melihat pakaian bagus dengan motif menarik, membuat timbul rasa keinginan untuk memilikinya, karena rasa itu akhirnya mengalahkan rasa keinginan lain yang sebnarnya sudah kusimpan baik-baik dalam memori kepala. Akhirnya mencari motif yang dirasa bagus, dan langsung beli ukuran "M", sebab biasa memang memakai ukuran "M". Senyum puas terasa tatkala sudah memilikinya.

Ndelalah, begitu sampe dirumah dibuka, agak sedikit terkejut memang  melihat ukuran yang terlalu kecil, "loh kok,. M malah kecilmen iki, wahh mestinya tadi milih yang ukuran L," ucapku.

Tak perlu marah, tak perlu sedih, sebab dibalik itu ada pelajaran yang bisa diambil, dan memang harus diambil. "Mestinya tuh teliti dulu tadi sebelum membeli," terucap sambil menghela nafas.

Read more >>

Thursday, September 29, 2011

Jangan Marah + Buka Aib di Facebok atau Twitter yah,.


Facebook atau Twitter! Ehm hari gini siapa sih yang gak punya akun di Facebook atau Twitter? Pasti rata-rata kebanyakan orang punya, apalagi anak-anak muda nih, pasti punya. Iya kan? coba saja search di Facebook misalnya, pasti yang nampak foto muda-mudi Indonesia.

Semua orang boleh punya akun di facebook atau Twitter. Ups untuk Facebook tapi harus berumur 13 tahun keatas, nggak ngerti kenapa batasannya umur itu. Tapi intinya semua orang bisa memiliki akun tersebut, soal umur, ehm siapa sih yang bisa tahu kalau nyebutinnya buhung, kan gak harus dengan identitas KTP daftarnya. Ups,.. tapi gak tahu juga deh, kan kita dah pake e-KTP kini.

Banyak manfaat yang bisa diambil dari Facebook dan Twitter atau web sejenis (sebenarnya banyak web social networking lainnya). Nggak cuma untuk nampang eksis, tapi disini dirimu bisa punya banyak teman, banyak kenalan, banyak relasi, dan dari banyak-banyak itulah dirimu bisa dapatkan informasi terupdate dari orang-orang yang menjadi temanmu, atau brand-brand yang kamu jadikan teman.

Terutama Twitter, kalau soal informasi baiknya manfaatkan akun social networking ini, karena kontennya yang ringkas dan pergerakannya cepat, membuat dirimu bisa mendapatkan info secara cepat juga, cocok yang setiap saat online di ponsel terus. Kalau Facebook, lebih kepada update kabar-kabar dari teman-teman. Intinya sih sama aja untuk menjaring pertemanan.

Tapi,..... 
Kok kadang diriku merasa aneh yah kalau kedua web itu digunakan secara berlebihan. Contoh kasus sederhana aja nih yang sering kutemukan, yakni marah-marah dan curhat-curhatan negatif.

Hoho, banyak yang marah-marah.
Pasti sering lihatkan orang bikin status atau tweet yang isinya marah, rasa kekesalan, kejengkelan, amarah, bahkan kata-kata kotor dan peliharaan kebun bintaang dibawa-bawa. Ehmmm,..

Ayolah teman, tahukan marah-marah dengan kasar itu nggak baik. Kalau mau marah, jangan tunjukkan ke teman-temanmu, jangan biarkan semua orang tahu akan "kenegatifan" dirimu. Bukankah kita diminta untuk menjaga "kenegatifan" kita dari orang lain. Tunjukkan senyummu, jangan tunjukkan amarahmu.

Tunjukkan senyummu, jangan tunjukkan amarahmu.

Marah-marah itu cuma buang-buang tenaga dan waktu, kata Salim A Fillah di buku Gue Never Die. Plus kutambahin kalau marah-marah itu juga buang-buang perasaan, sebab semakin kita marah, semakin kesel bawaanya. pokoknya, "Jangan marah! Jangan marah! Jangan marah!"

Kalau udah gak marah, terus juga jangan curhat-curhatan yang mengandung "kenegatifan" yah! Maksudnya ada kata-kata yang mengandung aib, baik itu aib diri sendiri atau aib orang yang lagi dicurhatin. kalau selain itu menurutku sih masih bolehlah, lagian siapa sih yang ngelarang kebebasan berekspresi, lah wong dijamin UUD kok yah.

Nah, terus gimana dong buat bikin status atau tweet yang baik?
Abis,.. Nggak ada ide nih,..

Yups untuk itu, makanya dirimu, diriku, dan dirinya mesti ber-Wawasan Luas.
Sering-seringlah update informasi, baca buku, browsing hal-hal yang bermanfaat, disamping untuk kebutuhan hiburan.

Read more >>

Thursday, September 22, 2011

Buah Matoa Asli Papua, Rasanya Enak Manis Dapet Gratis


Wow, Buah Matoa, hah apa itu? yups, pagi ini ada temen yang bawa buah Matoa, bentuknya aneh, baru pertama kali lihat dan baru pertama kali dengar nama buahnya. Katanya sih itu buah dapat kiriman dari kampungnya (jawa-red).

Bentuknya aneh tapi unik, kalau dibuka, ada daging buahnya berwarna putih, rasanya enak, manis, kenyal yah mirip seperti rambutan atau kelengkeng, dengan biji di dalamnya. Dan ternyata itu buah asli dari Papua.

Buah Matoa Asli Papua
Ini Buah Matoa, klik gambar untuk perbesar, maaf gelap fotonya

Karena penasaran, coba cari infonya di Google, dan ketemu infonya langsung dari web http://papuabarat.litbang.deptan.go.id berikut ini informasinya:

Matoa (Pometia pinnata) merupakan tanaman buah khas Papua, tergolong pohon besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dengan diameter rata-rata maksimum 100 cm. Umumnya berbuah sekali dalam setahun. Berbunga pada bulan Juli sampai Oktober dan berbuah 3 atau 4 bulan kemudian. 

Penyebaran buah matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1200 m dpl. Tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan yang tinggi (>1200 mm/tahun).

Buah matoa dapat dikonsumsi segar. Cita rasa buah ini sangat khas seperti rasa rambutan bercampur dengan lengkeng dan sedikit rasa durian. Karena rasa dan aroma yang dikandungnya membuat matoa memiliki nilai ekonomi penting bagi masyarakat Papua. Harga jual rata-rata mencapai Rp. 20.000/kg bahkan sering lebih dan tidak pernah murah, buah ini banyak dipesan peminat di luar Papua sebagai oleh-oleh. Bila sedang musim buah matoa banyak dijual di pasar-pasar, pedagang kaki lima, maupun dijual di tepi jalan. Buah matoa mempunyai kulit buah relatif tebal dan keras sehingga dapat tahan lama jika disimpan yaitu bisa disimpan hingga 1 minggu tanpa perlakuan pengawetan dan jika disimpan dalam suhu 5-10oC buah matoa dapat dipertahankan hingga 20 hari. Tanaman matoa dapat diperbanyak dengan menggunakan biji, cangkok, stek maupun sambung. Pada perbanyakan dengan biji sebaiknya terlebih dahulu disemaikan dalam polybag dan jika sudah cukup kuat dapat dilakukan pemindahan ke lapangan/kebun. Jarak tanam yang umum adalah 8 sampai 12 meter.

Read more >>

Monday, July 25, 2011

Bangkitkan Semangat 1 Hari 1 Posting Blog

Sedang berpikir mau posting apa =.=a


Hello,.
Kenapa yah akhir-akhir ini  tidak semangat untuk membuat posting artikel lagi?,.


Mulai sekarang setidaknya harus menggerakkan kembali semangat "1 hari 1 posting" di blog,.


Dapatkah aku melakukannya?,.
kita tunggu saja hasilnya!,.




Read more >>